Tingkat Stress Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Profesi Ners

 


Tidur sangat penting untuk tubuh, pikiran, memori, dan pembelajaran. Kualitas tidur yang baik memiliki efek positif seperti perasaan istirahat, refleks normal, dan hubungan positif (Nelson, Davis and Corbett, 2022). 

Prevalensi stres pada mahasiswa profesi ners lebih tinggi dibandingan fakultas lainnya. Mahasiswa profesi ners seringkali diperhadapkan dengan berbagai tuntutan tugas akademik yang yang lebih seperti 
teori dan praktek (Tendean, 2020).

Tuntutan tugas mahasiswa  umumnya sering menyebabkan mahasiswa menjadi stres yang dapat mempengaruhi keseimbangan psikofisik dan kepribadian mereka secara keseluruhan. Kondisi tersebut menyebabkan mahasiswa profesi ners rentan mengalami kesulitan tidur sehingga mempengaruhi kualitas tidur. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan stres dengan kualitas tidur. Stres yang tinggi dapat menyebabkan peningkatan hormon stres (epinefrin, norepinefrin, kortisol) yang mempengaruhi sistem saraf pusat dan mengganggu siklus tidur (NREM dan REM). 

Mahasiswa yang stres cenderung mengalami kesulitan tidur, sering terbangun, dan merasa lelah pada siang hari. Memiliki kualitas tidur yang burukdapat berdampak buruk bagi kesehatan mahasiswa. Sebaliknya, apabila seseorang memiliki kualitas tidur yang baik, maka akan mendatangkan mafaat yang positif dalam kesehatan. Selain agar terhindar dari berbagai penyakit,kualitas tidur yang baik dapat meningkatkan kapasitas memori jangka pendek dan dapat mendukung efektifitas dalam menuntut ilmu di perkuliahan . Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas tidur. 

sumber: Tendean, A. F., Pitoy, F. F., Ruku, D. M., & Logo, J. (2022). Tingkat Stress Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Profesi Ners. Jurnal Skolastik Keperawatan, 8(1), 67–74. https://doi.org/10.35974/jsk.v8i1.2849

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lama Waktu Tidur yang Dibutuhkan oleh Tubuh

Pentingnya Tidur Bagi Mahasiswa